Detail Produk
- Antiscalant & Inhibitor Korosi Fosfonat
- Garam Fosfonat
- Antiscalant dan Dispersan Polikarboksilat
- Biosida dan Algisida
- Inhibitor Korosi
- Bahan Kimia Osmosis Balik
- Inhibitor Skala & Korosi yang Dibangun serta Agen Pembuatan Film Pretreatment
- Surfaktan Kationik
- Bahan Kimia Kolam Renang
- Koagulan dan Flokulan
Garam Natrium Asam Poliakrilat (PAAS) 30%, 45%, 50%, 92%
Garam Natrium Asam Poliakrilat (PAAS) adalah polimer anionik serbaguna yang digunakan di berbagai industri. Tersedia dalam konsentrasi 30%, 45%, 50%, dan 92%. PAAS digunakan sebagai bahan tambahan untuk bahan plastik dan barang yang bersentuhan dengan makanan, sebagai bahan pengikat kosmetik, bahan pembentuk film, dan bahan pengontrol viskositas. Ia juga dapat membubarkan mikrokristal atau pasir mikro kalsium karbonat, kalsium fosfat, dan kalsium sulfat. PAAS tidak beracun dan aman digunakan dalam banyak aplikasi.
Deskripsi Produk
Nomor CAS 9003-04-7
Rumus Struktural:

Properti:
Garam Natrium Asam Poliakrilat adalah senyawa yang aman dan larut dalam air yang digunakan dalam lingkungan basa dan konsentrasi tinggi tanpa risiko pembentukan sedimen kerak. Ini secara efektif menyebarkan mikrokristal atau pasir mikro dari kalsium karbonat, kalsium fosfat, dan kalsium sulfat.
Senyawa ini ideal untuk digunakan sebagai penghambat kerak dan pendispersi dalam sistem sirkulasi air dingin, pembuatan kertas, tenun, pewarnaan, keramik, pengecatan, dan aplikasi lainnya.
Spesifikasi Garam Natrium Asam Poliakrilat:
Penggunaan Garam Natrium Asam Poliakrilat:
Garam Natrium Asam Poliakrilat dapat menjadi penghambat dan pendispersi kerak yang efektif dalam sistem sirkulasi air dingin. Sangat ideal untuk pembangkit listrik, pabrik besi & baja, pabrik pupuk kimia, kilang, dan sistem pendingin udara. Untuk hasil terbaik, dosis harus ditentukan berdasarkan kualitas air dan bahan peralatan yang digunakan.
Umumnya, dosis 2-15mg/L lebih disukai bila digunakan sendiri. Bereksperimen dengan dosis yang berbeda mungkin diperlukan untuk menemukan jumlah yang paling efektif jika digunakan sebagai dispersan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu Garam Natrium Asam Poliakrilat?
Garam Natrium Asam Poliakrilat, juga dikenal sebagai PAAS, adalah bubuk putih yang larut dalam air. Ini adalah kopolimer asam akrilat yang telah dinetralkan dengan natrium hidroksida. PAAS digunakan sebagai flokulan di berbagai industri, termasuk pengolahan air, aplikasi ladang minyak, dan pertambangan.
Apa sifat dari Garam Natrium Asam Poliakrilat?
Sifat PAAS bergantung pada derajat netralisasi. Derajat netralisasi adalah perbandingan natrium hidroksida terhadap monomer asam akrilat dalam kopolimer. Semakin rendah derajat netralisasinya, semakin tinggi kerapatan muatannya dan semakin rendah berat molekulnya. Semakin tinggi derajat netralisasinya, semakin rendah kerapatan muatannya dan semakin tinggi berat molekulnya.
Bagaimana Garam Natrium Asam Poliakrilat dibuat?
PAAS dibuat dengan mengkopolimerisasi asam akrilat dan natrium hidroksida. Rasio monomer terhadap komonomer menentukan derajat netralisasi. Kopolimer kemudian dikeringkan dan digiling menjadi bubuk putih.
Garam Natrium Asam Poliakrilat - Penggunaan dan Manfaat
PAAS digunakan sebagai flokulan di berbagai industri, termasuk pengolahan air, aplikasi ladang minyak, dan pertambangan. Ia juga digunakan sebagai pengemulsi, pendispersi, dan pengental dalam kosmetik dan produk perawatan pribadi.
Bagaimana cara kerja Garam Natrium Asam Poliakrilat?
PAAS bekerja dengan cara mengadsorpsi partikel dalam suspensi dan menyebabkannya menggumpal (flocculate). Partikel yang terflokulasi kemudian menjadi cukup berat untuk mengendap di suspensi.
Apa manfaat menggunakan Garam Natrium Asam Poliakrilat?
Keuntungan utama penggunaan PAAS adalah efisiensinya yang tinggi dalam flokulasi partikel tersuspensi. PAAS juga memiliki persyaratan dosis rendah dan dapat digunakan pada rentang pH yang luas. Selain itu, PAAS tidak beracun dan tidak menghasilkan produk limbah berbahaya.
Apa kerugian menggunakan Garam Natrium Asam Poliakrilat?
Salah satu kelemahan PAAS adalah dapat meningkatkan volume lumpur karena kapasitas adsorpsinya yang tinggi. Selain itu, PAAS dapat terhidrolisis dalam kondisi basa untuk membentuk akrilamida, suatu karsinogen.
8. Bagaimana cara menyimpan Garam Natrium Asam Poliakrilat?
Garam Natrium Asam Poliakrilat harus disimpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering.
Produk terkait
Produk terkait
-
Antiscalant dan Dispersan Polikarboksilat
Asam Akrilik/Akrilat/Asam Fosfonat/Sulfosalt Tetra-kopolimer (WT-241)
Baca lebih lanjut -
Antiscalant dan Dispersan Polikarboksilat
Garam Natrium Asam 2-Acrylamide-2-Methylpropane Sulfonic (ATBS.Na)
Baca lebih lanjut -
Antiscalant dan Dispersan Polikarboksilat
Kopolimer Asam Maleat Asam Akrilik (MA/AA)
Baca lebih lanjut

